13/01/16

for us
0 Comments

Masuk Fakultas Teknobiologi UAJY (2)


Apa itu bioteknologi ? Banyak sumber memberikan definisi mengenai bioteknologi, saya sendiri menyimpulkan bahwa bioteknologi adalah ilmu yang mempelajari pendayagunaan makhluk hidup (tumbuhan, bakteri, hewan) dengan menggunakan teknologi dan proses rekayasa untuk menghasilkan produk dan jasa. 
Di Indonesia, bidang bioteknologi ini sudah berkembang dan menurut beberapa literatur, ilmu ini akan berkembang sangat pesat di masa depan karena semakin canggih perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. 
Hal ini sudah dilirik oleh beberapa universitas di Indonesia, yaitu dengan mendirikan fakultas Teknobiologi bagi para mahasiswa yang berminat mendalami ilmu ini. Beberapa universitas yang mendirikan fakultas Teknobiologi untuk program S1 seperti Unika Atma Jaya Jakarta, UPH, UAJY, UKDW, UBAYA, dan UTS, sedangkan untuk program S2, ada di UGM dan Unika Atma Jaya Jakarta. 

Jika teman-teman ingin mengetahui lebih dalam mengenai bioteknologi, kalian bisa mencari di google karena banyak penjelasan-penjelasan lebih lengkap di sana. Pada tulisan ini, saya ingin berbagi mengenai apa yang saya pelajari dalam bioteknologi di UAJY.
Biologi adalah dasar dalam bidang Bioteknologi. So, jika kalian suka dengan biologi, hal ini akan sangat membantu untuk mendalami bioteknologi. Selain itu, ilmu lain yang cukup berperan besar adalah Ilmu Kimia karena hal ini berhubungan dengan reaksi-reaksi dalam tubuh makhluk hidup.
Saat semester 1 di UAJY, saya mempelajari ilmu-ilmu dasar seperti biologi, kimia, fisika, matematika. Hal yang menarik adalah adanya matkul bioprospeksi dan kewirausahaan yang bertujuan agar kita sebagai mahasiswa memiliki pandangan mengenai bidang ilmu ini dan bisa berwirausaha  di masa depan. Saat semester 2, saya mempelajari lebih jauh mengenai biologi tumbuhan dan hewan seperti struktur perkembangan tumbuhan dan hewan. Selain itu, ada mata kuliah Dasar-dasar Bioteknologi yang akan memberikan wawasan mengenai prinsip bioteknologi dan perkembangan bioteknologi di berbagai bidang kehidupan seperti pangan, forensik, dan kesehatan. 
Saat semester 3, beberapa mata kuliah yang dipelajari adalah fisiologi hewan, biologi molekuler, dan biosistematika. Ada juga mata kuliah bioteknologi kelautan dan mata kuliah pilihan bioteknologi moluska serta pengenalan bahan pangan.

Hal yang menarik dari fakultas Teknobiologi UAJY ini adalah adanya peminatan konsentrasi studi saat semester 4. Konsentrasi studi yang ditawarkan adalah Teknobio-Pangan, Teknobio-Lingkungan, dan Teknobio-Industri. Teknobio-Pangan akan mempelajari mikrobiologi pangan dan teknologi pengolahan pangan. Teknobio-Industri akan mempelajari mikrobiologi industri dan teknologi herbal. Teknobio-Lingkungan akan mempelajari mikrobiologi lingkungan dan teknologi pengolahan limbah. Setahu saya, pembagian konsentrasi ini untuk menyesuaikan mahasiswa dengan dunia kerja di jaman sekarang sehingga setelah lulus diharapkan para mahasiswa memiliki skill yang sesuai dengan tuntutan dunia kerja. Lulusan fakultas Teknobiologi akan mendapat gelar S.Si
Bagi saya, bioteknologi memang tidak mempelajari biologi secara murni karena bidang ini merupakan gabungan dari berbagai disiplin ilmu dan lebih menekankan pada proses rekayasa seperti rekayasa genetika, kultur jaringan, hibridoma, dll. Bidang ini memang diharapkan agar menghasilkan produk dan jasa yang berguna bagi kesejahteraan manusia. Hal inilah yang masih perlu dikembangkan yaitu penelitian dalam bidang bioteknologi. Di luar negeri, bioteknologi sudah berkembang sangat pesat karena kemajuan teknologi yang sudah canggih. 
Saya berencana untuk mengambil konsentrasi teknobio-pangan dan semoga bisa melanjutkan S2 dalam bidang bioteknologi pangan. Amin.
 
Finally, semoga tulisan ini bermanfaat bagi teman-teman :)

23/08/15

for us
0 Comments

Telomere dan Enzim Telomerase; Telomere and Telomerase



Kromosom yang merupakan lilitan DNA pembawa sifat genetis, selalu berubah yaitu pada ujung lilitan DNA. Segmen DNA pada ujung kromosom ini yang disebut telomere. Para peneliti mengatakan bahwa perubahan pada ujung DNA atau telomore, berhubungan dengan proses perkembangan sel kanker dan proses penuaan.
            Telomere adalah segmen dari DNA, yang terdiri dari urutan basa-basa nukleotida, yaitu A (adenine), T (timin), C (citosin), dan G (guanine). Telomere memiliki pengulangan urutan TTAGGG pada satu strand dan berpasangan dengan AATCCC pada strand yang lain. Pada manusia, terdapat 2000 pengulangan pada unit dasarnya, sedangkan pada Tetrachymena-ciliata (makhluk bersel satu yang hidup di empang) terdapat 70 pengulangan pada setiap unitnya (Greider, 1996). Struktur telomere dan fungsi telomere ditemukan oleh tiga orang ilmuwan yaitu Elizabeth Blackburn, Jack Szostak, dan Carol Greider yang dianugrahi Nobel Prize in Physiology or Medicine pada tahun 2009. 


Pada tahun 1972, James D. Watson, menemukan bahwa DNA polimerase yang bekerja dalam penggandaan DNA tidak bisa menggandakan seluruh panjang kromosom. Ada suatu daerah di ujung kromosom (telomere) yang tidak bisa digandakan sehingga telomere akan bertambah pendek pada sel anak. Hal ini dapat diatasi oleh enzim telomerase yang akan menggandakan bagian telomere sehingga panjang kromosom tetap dan sel dapat bertahan untuk melakukan mitosis. Keadaan ini disebut “end replication problem”.
            Enzim telomerase adalah suatu ribonukleoprotein yang mensintesis urutan ulangan pada telomere untuk menggantikan susunan yang hilang pada saat replikasi DNA (Greider, 1985). Enzim telomerase akan membuat rantai DNA tambahan yang terdiri dari urutan nukleotida yang berulang. Penambahan urutan nukleotida dilakukan sebelum proses replikasi berlangsung sehingga ujung kromosom akan memiliki panjang yang tetap sama dengan kromosom inangnya. Ingin tahu lebih lanjut? kunjungi link di bawah ini:

Dapus

Greider CW dan Blackburn EH. 1985. Identification of a specific telomere terminal transferase activity in Tetrahymena extracts. Cell 43:405–413.
Greider, C.W., dan Blackburn, E.H. 1996. Telomere, Telomerase and Cancer. Scientific American.


 

22/08/15

for us
0 Comments

Ekoturisme; Ecotourism

Fakultas Teknobiologi UAJY menawarkan beberapa mata kuliah pilihan kepada mahasiswa/i nya. Salah satu mata kuliah pilihan itu adalah ekoturisme. Ekoturisme menjadi pilihan saya untuk melengkapi jumlah sks di semester dua. Saya tidak tahu apa itu ekoturisme dan bagaimana perkembangan ilmu tersebut. Akhirnya, semua terjawab ketika saya mulai mengikuti kuliah tersebut. Berikut ini beberapa hal yang bisa saya sampaikan mengenai sejarah ekoturisme awal:

Pada abad kedua puluh, terjadi perubahan dramatis dalam perjalanan alam, yaitu aktivitas berburu dan membawa kepala dan tanduk hewan. Abad pertengahan didominasi oleh aktivitas perjalanan fotografi. Mulai pada tahun 1970, pariwisata masal berkutat pada jenis mamalia besar, mengacaukan habitat, mengganggu binatang dan mengotori rimba belantara. 

Kemudian perlahan-lahan muncul wisata berupa safari, pengamatan burung, mengendarai unta di gurun pasir, dan munculnya jalur-jalur alami terpadu. Kelompok kecil yang sedang tumbuh ini kemudian disebut ekoturisme. Ekoturisme tengah mengangkat seluruh industri perjalanan menjadi lebih peka terhadap lingkungan. 

Secara lebih luas, ekoturisme adalah perpaduan dari berbagai minat yang tumbuh dari keprihatinan lingkungan, ekonomi, dan sosial. Ekoturisme berkonsentrasi pada model pariwisata berkelanjutan sehingga tempat-tempat wisata tidak hanya untuk kepentingan ekonomi semata, melainkan juga kepentingan lingkungan (vegetasi) dan budaya sekitar. Contoh Pengawas Yosemite sampai pada keadaan “mabuk” karena ledakan jumlah pengunjung. Ternyata, terjadi bahaya terhadap wilayah alami akibat ledakan pengunjung. Para pekerja konservasi benar-benar berpikir untuk membuat ekowisata yang berfungsi untuk pelestarian alam di Yosemite. 

Mata kuliah Ekoturisme mengajarkan saya untuk berpikir secara komprehensif, kritis, dan kreatif dalam menjawab berbagai permasalah ekowisata yang ada. Poin utamanya adalah bagaimana kita mampu melihat dari berbagai sisi mengenai permasalahan ekowisata saat ini, dan tidak mementingkan kepentingan yang satu di atas yang lain. Mata kuliah ini juga menawarkan field trip dengan tujuan sesuai kebutuhan. waktu itu, kami sepakat untuk mengunjungi Pantai Klayar dan Gua Gong di Pacitan. Ingin tahu hasilnya? Silakan kunjungi link di bawah ini:
https://www.youtube.com/watch?v=q9ZOhWt3I6c

30/08/14

for us
0 Comments

Masuk Fakultas Teknobiologi Universitas Atma Jaya Yogyakarta


Masuk fakultas Teknobiologi UAJY…

HARI PERTAMA: 12 Agustus 2014

Hari pertama memang tidak selalu menyenangkan. Aku sendiri merasa deg-degkan dan penasaran dengan agenda yang akan aku jalani.


Kami semua berkumpul di ruang audiovisual. Aku berusaha untuk menikmati semua yang ada. Aku masuk ke dalam kelompok enam dan aku duduk di antara orang-orang yang belum aku kenal. Setelah itu, panitia membacakan susunan acara. Hal yang paling menarik adalah saat kami maju per kelompok dan menceritakan motivasi masing-masing mengapa memilih fakultas teknobiologi UAJY. Dan semua berubah…….

                                                                                            

Memang banyak yang “sakit” karena tidak diterima di PTN (terutama fak. Kedokteran), tapi ada juga yang memang benar-benar niat masuk FTB UAJY.  Satu lagi yang membuat saya kaget adalah ada beberapa orang yang memang tidak minat masuk negeri[1]. What??? Tidak minat…


Dari hal itu, aku kembali belajar bahwa jalan pikiran orang memang berbeda. Kita ini tidak sama. Bayanganku bahwa semua orang minat masuk perguruan tinggi negeri, buyar sudah. Setiap dari kita punya sudut pandang yang berbeda dan itu sah-sah saja. Kita telah dibentuk oleh banyak peristiwa dari kita kecil hingga dewasa, dan itulah yang akan membentuk karakter dan sudut pandang kita dalam memandang dunia.


Refleksi tambahan:

Setelah diumumkan bahwa aku tidak lolos SBMPTN, aku merasa kecewa. Namun, the show must go on...aku sudah berusaha sebaik mungkin dan perjuanganku untuk belajar dengan baik telah mengobati kekecewaanku. Aku tidak merasa kalah karena aku sudah memberikan yang terbaik dan meyakini ada jalan yang lebih baik untuk diriku yang telah diberikan-Nya. So,,, masih banyak jalan menuju Roma, masih banyak jalan menuju kesuksesan. 

Aku melakukan beberapa hal untuk memotivasi diriku, misalnya dengan belajar mencintai FTB UAJY.


Satu hal yang perlu aku pegang bahwa tidak semua orang berpandangan seperti apa yang aku pikirkan. Janganlah menggeneralisasi semua orang dengan pikiranmu.

Berupayalah untuk selalu berpikiran baik…selalu ada kebaikan dibalik kesulitan.

Ingin tahu lebih lanjut mengenai fakultas teknobiologi UAJY, silakan baca tulisan saya di link :
                                                                     
http://teknobioangga.blogspot.co.id/2016/01/masuk-fakultas-teknobiologi-uajy-2.html

Hari kedua: 25 Agustus 2014

Kelompok gajah…abu-abu

Kami berkumpul semua di lapangan volly. Ada 12 kelompok dengan berbagai macam nama dan warna kaos. Kami mendapat tugas untuk mengikuti jalur pada peta yang telah dibagikan. Kelompokku mendapat jalur sebagai berikut: kantor gubernur di Malioboro-stasiun tugu-benteng vredeburg. Tantangan terakhir, yaitu di Gembira Loka (kebun binatang).

Peristiwa berkesan: saat Helen dan david mewakili kelompok untuk berlomba. Menjelang akhir perlombaan, mereka mau menyerah. Namun, kami berteriak agar mereka kembali dalam perlombaan. Akhirnya, mereka berhasil. Dari hal ini, aku belajar bahwa kita harus mampu berjuang sampai detik-detik terakhir. Masa-masa injury time adalah masa yang krusial dimana segala kemungkinan masih bisa terjadi. Oleh karena itu, berupayalah untuk tetap waspada sampai peluit terakhir dibunyikan.  

Ingin tahu lebih lanjut mengenai fakultas teknobiologi UAJY, silakan baca tulisan saya di link :

http://teknobioangga.blogspot.co.id/2016/01/masuk-fakultas-teknobiologi-uajy-2.html



[1] Sebenarnya motivasi ini perlu dikritisi. Mengapa tidak minat masuk PTN? Apa alasan yang mendasari? Jika alasannya karena malas dan ogah berjuang, maka sama saja tidak berarti.

02/08/14

for us
0 Comments

Khasiat Teh Hijau


Teh hijau selain memiliki antioksidan alami yang disebut polyphenol, dapat juga membantu menghalangi pertumbuhan sel kanker kulit. Selain itu juga bermanfaat untuk:

1.       Membantu membakar lemak. Minum teh hijau tiga kali sehari dapat membakar 200 kalori ekstra per hari.

2.       Mencegah penyakit jantung. Teh ini mampu menurunkan kolesterol jahat LDL.

3.       Membantu menurunkan tekanan darah

4.       Membantu melindungi diabetes. Polyphenol teh hijau menghalangi amylase yang membantu menurunkan tingkat gula darah.

5.       Mencegah keracunan makanan. Teh hijau dikenal sebagai pembunuh bakteri.

6.       Mencegah nafas tak sedap

7.       Melindungi hepatitis

8.       Meningkatkan kekebalan. Zat kimiawi teh hijau dapat merangsang sel gammadelta T yang mendukung kekebalan terhadap bakteri dan virus.

Sumber: Buku Rahasia Sehat dengan Makanan Berkhasiat; Kompas; hlm 212

    Contact Us

    Nama

    Email *

    Pesan *

    "I'm not a perfect person. I make a lot of mistakes. But, I really appreciate those people who stay with me after knowing who I really am"